KaloriKu mengenali makanan Indonesia — dari nasi padang sampai es cendol. Foto piringmu, ketik namanya, atau scan barcode kemasan; kalori dan gizinya langsung tercatat. Kamu makan, AI yang mencatat.
Di dalam aplikasi
Bukan mockup — ini tangkapan layar asli dari aplikasinya.

foto → nota kalori

pantau target harian

berat, BMI, foto progres

riwayat & streak
Bukan sekadar terjemahan
Pilih satu makanan di bawah — yang tampil adalah rekaman analisis asli dari AI KaloriKu saat diuji, bukan animasi karangan.
Angka di atas hasil analisis sungguhan dari foto uji — bukan angka karangan. AI kami tahu bedanya rendang dengan brownies.
Kenapa harus repot?
Sama-sama sepiring nasi padang. Yang membedakan cuma cara mencatatnya — dan cara itulah yang menentukan kamu bertahan sampai minggu depan atau tidak.
Angka di nota kanan adalah rentang wajar untuk porsi nasi padang standar. KaloriKu memberi estimasi, bukan hasil laboratorium — tapi estimasi yang muncul dalam 6 detik jauh lebih berguna daripada perhitungan sempurna yang tidak pernah kamu lakukan.
Cara mencatat
Tidak semua makanan sempat difoto — kadang sudah telanjur habis, kadang cuma keripik dalam bungkus. Pilih cara yang paling gampang saat itu.
AI mengenali setiap lauk di piring — nasi padang, mie ayam, gorengan — lengkap dengan perkiraan porsi, kalori, dan gizinya.
“2 tusuk sate ayam sama es teh manis” — AI memecahnya jadi item terpisah beserta kalorinya. Cocok untuk yang sudah telanjur dimakan.
Untuk makanan kemasan: angka gizinya dibaca dari basis data label produk, bukan perkiraan. Tidak memakai kuota scan sama sekali.
Bukan cuma penghitung
Mencatat sehari itu gampang. Yang susah bertahan sebulan — bagian ini yang mengurusnya.
Bingung mau makan apa? Coach melihat sisa kalorimu hari ini dan kebiasaan makanmu seminggu terakhir, lalu menyusun saran menu warung yang masuk akal.
Tiap minggu dirangkum sendiri: rata-rata harian, berapa hari sesuai target, dan makanan yang paling sering kamu makan.
Streak dan capaianmu jadi satu kartu rapi, siap dibagikan ke Instagram atau WhatsApp. Dibuat di HP-mu sendiri.
Satu notifikasi di jam yang kamu pilih, supaya streak-nya tidak putus. Berjalan di HP-mu — tetap bunyi walau sedang offline.
Kalori hari ini terlihat sekilas tanpa membuka aplikasi. Android
Lihat polamu per hari, bukan cuma angka hari ini. Premium menyimpan riwayat setahun penuh.
Harga
Berhenti kapan saja dari pengaturan langganan di akun App Store atau Play Store — tanpa syarat.
Pertanyaan
KaloriKu memberi estimasi, bukan hasil laboratorium — sama seperti ahli gizi yang menaksir porsi dari melihat piringmu. Dalam pengujian kami dengan foto makanan Indonesia, AI mengenali seluruh hidangan dengan benar dan memberi angka pada rentang yang wajar. Setiap hasil juga menyertakan catatan asumsinya, dan kamu bisa mencentang hanya lauk yang benar-benar kamu makan.
Tidak. Foto dikirim terenkripsi, dianalisis, lalu dibuang — tidak kami simpan di server. Selengkapnya di kebijakan privasi.
Tidak. Semua catatan tersimpan di akunmu, jadi tinggal masuk lagi di HP baru dan riwayatmu lengkap kembali. Akun bisa dibuat dengan email atau langsung lewat Google.
Memproses foto jauh lebih mahal daripada teks, jadi scan foto dibatasi 1 per hari untuk pengguna gratis (plus bonus 10 scan di awal). Tapi kamu tidak kehabisan cara mencatat: ada 20 catatan teks per hari dengan kuota terpisah, dan scan barcode kemasan sepuasnya karena itu tidak memakai AI sama sekali. Kami memilih jalan ini daripada memasang iklan atau menjual datamu.
Versi iPhone sudah tayang di App Store. Versi Android sedang dalam pengujian tertutup. Google mewajibkan aplikasi baru diuji 12 orang selama 14 hari sebelum boleh rilis publik — kamu bisa ikut jadi penguji dan memakainya lebih awal (plus bonus scan).